Postingan

Komitmen Blogger

Gambar
 KOMITMEN BLOGGER Moch. Syaechu Nasirudin Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat untuk sesama, jika gajah mati mninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang, maka blog bisa jadi media seseorang bermanfaat dan menjadi peninggalan jejak kebaikan selama di bumi, sebab blog akan terus dibaca oleh orang yang berkepentingan dan pahalanya akan terus mengalir mengantarkan pemiliknya menghadap sang Kuasa. Namun, belum terlalu banyak orang yang berkenalan dengan dunia blog, alasanyapun sangat klasik, malas membaca apalagi menulis, padahal tanpa disadari mereka sering merangkai kata di WA, membaca dan membuat status atau berkomentar di media sosial lainya, yang berarti sebenarnya sudah ada kebiasaan membaca dan menulis. Membuat blog sangatlah mudah, beristikomah nulis diblog itulah yang perlu komitmen, sehingga perlu kiat-kiat agar blog yang sudah dibuat akan selalu terupdate; kiat dimaksud juga ada beberapa versi, tergantung dari niatan para blogger itu sendiri, ada blogger san...

Buku untuk Kenaikan Pangkat

 ENULIS BUKU UNTUK KENAIKAN PANGKAT Moch. Syaechu Nasirudin Beberapa kali dalam forum Penidikan dan Pelatihan, saya meninggalkan kelas ketika masuk materi kenaikan pangkat, sebab saya swasta murni yang tidak berkepentingan dengan pangkat ataupun golongan. Saya menulispun bukan karena pangkat, sebab menurut saya, pangkat akan ikut dengan senirinya saat kepiawaian menulis sudah diterima dikalangan publik, itulah cuplikan tulisan saya suatu ketika yang saya sendiri sudah lupa pernah dunggah di media apa. Tapi baiklah, sebagai penulis malam ini saya harus berkomitmen untuk tetap membuat resume, agar tidak tertinggal materi berikutnya dengan harapan, semoga resume ini sesuai dengan materi yang tersampaikan. Terdapat dua katagori besar, buku yang dapat dimanfaatkan untuk kenaikan pangkat, yaitu :  1. Publikasi Ilmiyah, yang terdiri dari :  a. Hasil Penelitian, merupakan karya ilmiyah yan diperoleh dari kegiatan dan dapat berbentuk laporan ilmiyah. Bagi yang mempunyai golong...

PROMOSI BUKU

 MEMPROMOSIKAN BUKU Moch. Syaechu Nasirudin Mempromosikan berarti upaya menawarkan produk atau jasa dengan tujuan menarik calon konsumen untuk membeli atau mengkonsumsinya. Dengan demikian, promosi merupakan kegiatan membujuk, meyakinkan dan mempengaruhi keputusan pembelian calom konsumen  untuk memilih produk atau jasa yang ditawarkan. Promosi berbeda dengan marketing (pemsaran), sebab pemasaran merupakan proses komunikasi untuk menginformasikan keunggulan produk atau jasa, dan tentu sebelum memproduksi sudah menyusun sasaran konsumen yang dituju, sehingga lebih memudahkan menemukan strategi yang sesuai alam menyampaikan pesan tersebut kepada audiens. Dalam memasarkan buku terdapat  (empat) strategi : Strategi Produk, bagi penerbit indie strategi ini menjadi tanggung sepenuhnya oleh penulis, tapi pada penerbit mayor, strategi ini menjadi tanggung jawab sepenuhnya penerbit, sedang penulis hanya sebatas memberikan masukan kepada penerbit terhadap target pembaca, sehingga k...

Sukses Menulis

 FINALISASI PENYUSUNAN BUKU. Moch. Syaechu Nasirudin . Paling tidak sudah 17 kali pertemuan terlampaui, diusia sweet seventeen ini berarti sudah 17 resume yang harus terselesaikan, jika tidak ingin tertinggal mengikuti pelatihan berikutnya. Resume yang sudah tertulispun berwarna-warni, kadang menyempit dari pokok bahasan, kadang melebar kemana-mana, tapi dari keseluruhan resume menunjukkan satu hal menggembirakan, yaitu semangat luar biasa untuk berkarya tulis. Resume yang sudah tersusun, merupakan bukti sejarah perjalanan pembelajaran di dunia tulis, untuk diolah kembali dalam bahasa lebih luwes, sekaligus sebagai langkah mendokumentasikan data menjadi buku, sehingga perlu sentuhan manja agar buku tersebut lebih menawan, enak dibaca, mudah difahami, dan ketika itu muncul, maka pembaca dipastikan akan selalu merespon dengan menunggu hasil karya tulis berikutnya, yang tentunya akan berdampak pada nama baik penulis. Sentuhan dimaksud berupa editing, yang menjadi bagian finalisasi u...

Buku Nonfiksi

Gambar
  BUKU NONFIKSI Moch. Syaechu Nasirudin Buku nonfiksi merupakan bagian dari katagori buku non teks, yang terdiri dari buku anak, buku umum, komputer, motivasi, hobi dan agama; buku nonfiksi berbeda dengan fiksi, perbedaan itu terletak proses dan hasilnya, jika fiksi hasil karangan yang bisa direkayasa dan didramatisir sesuka hati oleh penulis, namun jika non fiski membutuhkan data dan kenyataan di lapangan yang tidak hanya mengandalkan hasil pemikiran penulis. Buku nonfiksi bersifat informatif dengan bahasa yang lugas, jelas, akurat, dan disajikan apa adanya sesuai dengan fakta yang terjadi, biasanya ditulis oleh orang yang ahli di bidangnya, karena itu penyusunanyapun melalui beberapa langkah, yaitu : Langkah Pertama, Pratulis, terdiri dari : 1. Menentukan tema 2. Menemukan ide 3. Merencanakan jenis tulisan 4. Mengumpulkan bahan tulisan 5. Bertukar pikiran 6. Menyusun daftar 7. Meriset 8. Membuat Mind Mapping 9. Menyusun kerangka Langkah kedua, Menulis Draf 1. Menuangkan konsep tu...

Idulfitri 1442 H

 IDULFITRI 1442 H Sholat Idulfitri pagi ini tidak meluber memenuhi jalan, hanya di depan masjid yang luasnya sekitar 7 meter, dengan beralaskan tikar plastik lebar; jamaah yang hadir sama seperti jamaah sholat Jumat hanya yang terdiri dari dua Dukuhan (RW), bedanya mereka banyak membawa anak-anak, dan kaum ibu lebih banyak yang hadir, mendominasi. Entah karena larangan mudik atau faktor lain, tapi pelaksanaan sholat Idulfitri terasa sepi, itupun jarang memakai masker, dan tidak ada jarak shof, berdempetan seperti sebelum adanya pandemi corona. apalagi menggunakan protokol kesehatan seperti anjuran pemerintah, padahal di depan gapura masjid, disediakan tempat cuci tangan dan brosur besar jaga kesehatan, dengan melaksakan 3 M (bukan 5 M). Semalampun ketika takbir, sudah tidak ada lagi takbir kelilingi seperti dua tahun kemarin, hanya sekali ada gerombolan anak-anak berlalu lalang, sambil sesekali menyulut mercon tis ukuran kecil, merekalah yang meluapkan kegembiraan malam takbiran. S...

Proofereading

 PROOFEREADING Moch. Syaechu Nasirudin Proofreading adalah proses memeriksa dan memperbaiki kesalahan ketik, tanda baca, penggunaan ejaan, konsistensi dalam penggunaan nama atau istilah, hingga pemenggalan kata, sekaligus menilai apakah karya tulis dimengerti atau justru berbelit-belit, sehingga karya tulis mudah difahami. Proofreading merupakan aktfitas membaca ulang sebuah tulisan, untuk memeriksa dengan cermat kesalahan naskah sebelum dipublikasikan, sehingga sangat berguna untuk meminimalisir kesalahan-kesalahan yang terjadi pada penulisan yang mungkin terjadi. Seorang proofreader dituntut menguasai KBBI, EYD, dan PUEBI, mengingat tugasnya tidak hanya sekedar membaca naskah tulisan, namun mengoreksi kata yang sesuai dengan KBBI, memperbaiki struktur kalimat sesuai dengan EYD, dan ejaan lain untuk disesuaikan dengan PUEBI. Tugas tersebut berbeda dengan editor, sebab proofreader hanya berfokus pada kesalahan kecil dan inkonsistensi, sedang editor menyeleksi naskah yang layak terb...